Mungkin banyak bertanya, kenapa saya mengambil judul “green warrior..”. Judul ini ditujukan untuk komunitas yang mencintai sepeda sebagai sarana transportasi. Akhir-akhir ini sepeda bukan lagi hanya untuk digunakan dikala waktu luang saja …Tetapi saat ini sudah menjadi trend di beberapa kalangan untuk mengkampanyekan bumi hijau, bebas polusi, dan sehat..
Masih banyak orang yang menanggap bersepeda ke tempat aktifitas bekerja sehari-hari adalah hal yang gila dengan kondisi keaadaan jalanan di ibukota saat ini yang sudah terlalu banyak orang menggunakan mobil pribadi ataupun motor pribadi. Tetapi bagi komunitas yang selalu gigih mengkampanyekan bumi hijau ini bukanlah suatu hal yang tidak mungkin dilakukan..
Saat ini saya sendiri sudah mencoba manfaatnya bagi diri saya.. Awal mulanya saya melakukan kegiatan ini terpicu karna seorang bapak tua yang sehari-hari melintasi kantor saya, pulang pergi dari rumahnya di daerah cibinong, dan bekerja di daerah pumpung-jakarta timur, pulang pergi setiap hari dengan menggunakan sepeda onthel, wuiiiih kebayangkan jarak tempuhnya sehari-hari pp berapa kilometer ..? . Tetapi begitu melihat kondisi tubuh bapak tersebut baik-baik aja kelihatannya, malahan segar bugar. Selanjutnya kepikiran bagi saya untuk mencoba hal itu kembali saat ini. Kenapa saya mengatakan untuk kembali melakukan ini, karena hal tersebut pernah saya lakukan dahulu waktu saya sekolah dahulu waektu di Jambi, jarak tempuh dari rumah di desa saya dengan sekolah yang hampir mendekati pinggiran kota jambi tersebut sekitar 32 km, jadi dihitung2 bisa 64 km pulang pergi.. lumayan bukan..Jadi kalo saya mencoba lagi dengan jarak tempuh rumah kantor lebih kurang 56 km pp masih bisa ditempuh kan …?
Alasan kedua saya menggunakan kembali waktu olah raga yang mulai berkurang sejak saya bekerja. Bekerja dalam seminggu 5 hari, dalam sebulan 20 hari kerja, sedangkan sabtu dinggunakan untuk lembur atau acara keluarga, minggu istirahat total, jadi kapan olahraganya yaa…? apalagi dengan catatan medis dari keluarga turun-temurun, hampir semua terkena penyakit kolesterol, jantung, diabetes, waah jadi ngeri bayanginnya..!!! jadi saya putuskan untuk memulai olah raga bersepada ke kantor alias “bike to work”. Kenapa saya memilih olah raga ini, memang saya menyukai olah raga yang lain yaitu jalan yang lebih extreme alias naik gunung ..tapi itu dilakukan kan hanya 1 tahun paling banyak 3 kali, sedangkan untuk jogging, rasanya hanya bisa dilakukan pada saat libur saja…saya ingin melakukan olahraga tapi yang bisa dilakukan paling banyak 3 atau 4 kali dalam seminggu…biar tubuh makin bugar, sehat, dan pikiran menjadi terang….
Mengapa Bersepeda?
Dewasa ini di banyak tempat di dunia, semakin marak orang-orang yang menginginkan kesempatan untuk dapat mengendarai sepeda, lebih sering lagi memakai sepedanya atau menaiki sepeda ke berbagai tempat tujuan, namun tetap merasa aman dalam melakukannya. Keuntungan menggunakan sepeda, baik itu untuk tujuan kerja ataupun rekreasi, adalah mendapatkan kesehatan diri dan lingkungan yang lebih baik, mengurangi kemacetan lalulintas, meningkatkan taraf hidup dan ekonomi, dan masih banyak lagi. Di sini akan dibahas mengapa kita perlu bersepeda, dan apa yang dapat kita lakukan untuk memudahkan kita melakukannya sesering mungkin.
Manfaat Bersepeda
Konsekuensi positif dari bersepeda sebagai moda transportasi yang sehat, atau murni sebagai aktivitas rekreasional, mencakup banyak aspek dari kehidupan kita. Termasuk di dalamnya adalah kelestarian lingkungan (berakibat pula kelestarian dari semua makhluk hidup di dalamnya) dan kesehatan dari individu yang bersepeda dikarenakan secara fisik mereka lebih aktif. Sistem transportasi yang kondusif terhadap kegiatan bersepeda akan mendapatkan banyak manfaat mulai dari berkurangnya kemacetan lalu lintas hingga peningkatan kualitas hidup yang bebas polusi. Keuntungan secara ekonomis baik terhadap individu maupun masyarakatnya dapat dilihat dari berkurangnya biaya kesehatan dan mengurangi ketergantungan akan kepemilikan kendaraan bermotor (berdampak pula pada berkurangnya biaya asuransi dan biaya perawatan kendaraan). Ada pula keuntungan ekonomis yang sulit diukur seperti peningkatan vitalitas ekonomi dari masyarakat yang menekankan pada mobilitas bersepeda. Masyarakat yang giat bersepeda akan menciptakan iklim sosial yang egaliter, yang memberikan banyak pilihan moda transportasi kepada semua penduduknya.
Manfaat Kesehatan
Tidak peduli berapa lama jam terbang anda bersama sepeda, bersepeda merupakan cara berolahraga yang menyehatkan. Aktivitas fisik memegang peranan sangat penting sekarang ini. Kita bisa mengamati, banyak orang sekarang ini lebih banyak berdiam diri duduk dan menderita obesitas dikarenakan kurangnya aktivitas fisik. hal ini menjadikan hidup mereka beresiko. Meningkatnya aktivitas fisik yang sederhana sekalipun, sampai tingkat sedang, akan mendatangkan keuntungan yang cukup dibandingkan mereka yang tidak terlalu aktif. Melakukan kegiatan fisik ringan sampai sedang akan mengurangi resiko penyakit jantung koroner, stroke, dan penyakit kronis lain yang mengancam jiwa. Aktivitas fisik juga merangsang kesehatan mental dan bahkan mengurangi biaya pemeliharaan kesehatan kita. Orang dewasa sampai usia lanjut juga akan mendapatkan keuntungan dari kegiatan bersepeda ini. Olahraga yang teratur akan memberikan banyak manfaat kesehatan bagi usia lanjut, termasuk didalamnya jantung yang lebih kuat, mental yang positif dan banyak manfaat lain yang tidak berdiri sendiri, manfaat yang penting dan akan terlihat ketika populasi kita menginjak usia tua pada masa-masa mendatang.
Manfaat di Bidang Transportasi
Kalau kita teliti dengan obyektif sebenarnya jarak tempuh aktivitas kita sehari-hari cukup singkat untuk dilalui dengan bersepeda. Perjalanan pergi-pulang kantor dan rumah rata-rata hanya 20 menit saja. Bersepeda dapat membantu mengurangi kemacetan jalan raya. Banyak jalan raya dipenuhi lalu lintas kendaraan yang lebih banyak dari daya tampungnya, mengakibatkan kemacetan luarbiasa, menghabiskan waktu dan energi, menebar polusi ke udara dan meningkatkan stress dari pengemudi. Bersepeda hanya membutuhkan ruang kecil per pengguna jalan yang signifikan sekali apabila dibandingkan dengan menggunakan kendaraan bermotor. Perbaikan jalan raya untuk mengakomodasi pengguna sepeda juga akan meningkatkan keselamatan pengguna kendaraan bermotor.
Manfaat Ekonomi
Bersepeda adalah bentuk transportasi yang terjangkau. Kita harus membayar cukup mahal untuk kepemilikan mobil dan biaya pemeliharaannya pun mengambil porsi yang besar dari pendapatan kita. Jika fasilitas yang aman disediakan untuk para penyepeda, akan banyak orang yang mau dan lebih sering menggunakan sepeda yang pada akhirnya menghemat biaya transportasi bulanan mereka. Ini berarti mereka akan mempunyai sisa uang untuk dapat digunakan memenuhi kebutuhan yang lain.
Manfaat Lingkungan/Energi
Kendaraan bermotor menimbulkan polusi udara dalam jumlah yang besar. Menurut EPA, di AS sendiri transportasi menyumbang hampir 80% emisi carbon monoksida dan 55% emisi nitrogen oksida. Tidak mengherankan jika banyak daerah di kota metropolitan tidak memenuhi standar udara yang bersih. Meskipun kendaraan pribadi yang ada sekarang lebih sedikit mengeluarkan polusi dibanding kendaraan produksi lama, namun jika jumlah penggunanya terus bertambah, kualitas udara secara keseluruhan juga akan menurun secara drastis. Setiap hari sepeda motor, mobil dan truk membakar jutaan barel minyak bumi, yang merupakan sumber energi yang tak terbarukan. Beralih dari kendaraan bermotor ke sepeda merupakan cara paling mudah dan langsung untuk mengurangi emisi gas buang dari sektor transportasi.
Berbagai penelitian semakin menguatkan manfaat menggunakan sepeda terhadap kelestarian lingkungan. Sebuah publikasi dari Green Commuter menuliskan bahwa emisi kendaaran bermotor menyumbang 31% dari total karbon dioksida, 81% dari karbon monoksida dan 49 persen dari nitrogen oksida yang mengotori udara AS. Sebanyak 60% dari polusi akibat kendaraan bermotor dikeluarkan pada beberapa menit awal penggunaannya. Karena beberapa menit awal ini menciptakan tingkat emisi yang tinggi, maka rute jarak pendek dari mobil lebih banyak menimbulkan polusi per kilometernya bila dibandingkan dengan jarak yang jauh. Perjalanan pendek sejauh 4 mil menggunakan sepeda akan menghindarkan sekitar 15 pound polutan memenuhi udara yang kita hirup bersama. (World Watch Institute).
Manfaat Kualitas Hidup
Kondisi yang lebih baik untuk kegiatan bersepeda mempunyai manfaat yang tidak bisa dipisahkan terhadap kualitas hidup di kota-kota besar. Jumlah orang yang bersepeda dapat menjadi indikator yang baik terhadap usia harapan hidup masyarakat. Seperti kita ketahui tingginya usia harapan hidup merupakan faktor yang mempengaruhi ketertarikan dunia bisnis dan pencari kerja, dan tidak kalah penting juga akan menarik wisatawan.
Kenyamanan bersepeda dan rute yang terpadu memberikan alternatif lain dari penggunaan kendaraan pribadi (bermotor) dan akan meningkatkan kontak sosial dengan orang lain. Dengan tersedianya fasilitas jalur sepeda dan pejalan kaki, masyarakat akan berinteraksi satu sama lain dan memperkuat hubungan antar tetangga sekitar. Jika ini semua tercapai, maka masyarakat yang ada akan menjadi masyakarakat yang sehat dan memiliki identitas sosial yang baik.
Akhirnya mulailah saya melakukan bersepada awal november 2008 dengan My Lovely BIke - Unitoga (Polygon) yang sekarang sudah menggunakan fork suspension CAPPA RST. Dengan informasi seperti ini, mudah-mudahan akan terlahir green warrior lainnya yang peduli akan bumi yang sudah semakin panas akan polusi, tingkat strees yang tinggi dari penggunanya akibat berkurangnya tubuh melakukan gerak olah raga, karena cuma main gas doang kaaan …? .
Masalah capek …yaaaah resiko karena semua kegiatan itu pasti ada resiko capek, tapi bagi anda yang mengerti olahraga mungkin lebih baik memilih capek berolahraga dibandingkan capek karena naik kendaraan umum atau bawa kendaraan sendiri bukan..? sudah strees, capek, ada copet, bla..bla..bla..
Semoga bumi ini akan kembali hijau, bersih dari dari polusi udara, karena kesadaran penghuninya ikut peduli akan keadaannya…Amiiin ….







